Welcome

widget

13 Oktober 2010

Pengawasan Tes CPNS Libatkan Akademisi

Bojonegoro-Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan melibatkan akademisi sebagai pengawas independent dalam rekruitmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Ini dilakukan agar pelaksanaan CPNS nanti berlangsung jujur dan transparan.

“Saya minta semua masyarakat nanti juga ikut membantu mengawasinya. Termasuk teman-teman media,” kata Bupati Bojonegoro Suyoto usai membuka pelatihan budidaya Matoa di Adelia Caffe.
Menurut bupati, tranparansi dalam proses rekruitmen CPNS ini sangat penting sekali. Sebab seringkali hasil tes CPNS memunculkan persoalaan karena rasa kurang puas dari peserta. “Apa yang membuat mereka kurang puas itulah yang akan kita perbaiki dalam tes nanti,” sergah Kang Yoto.


Bupati asal Desa Bakung, Kecamatan Kanor ini berjanji, tes CPNS nanti akan berlangsung jujur dan tranparan. Hal ini sesuai dengan komitmen Pemkab untuk terus membangun budaya kejujuran di Bojonegoro yang telah disepakati bersama yakni melalui Pakta Kejujuran. “Dengan begitu (jujur dan tranparansi) peserta akan legowo menerima hasil dari tes itu,” pungkasnya.

Perlu dikatahui, tahun ini Pemkab Bojonegoro akan membuka rekruitmen CPNS sebanyak 220 formasi dari jalur umum yang dilaksanakan bulan Nopember 2010 mendatang. Dari kuota 220 itu, 99 formasi untuk tenaga guru, 66 tenaga kesehatan dan sisanya sebanyak 55 formasi untuk tenaga teknis. (Kominfo/PTI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar