Welcome

widget

20 September 2010

Tiga Perahu Kuno Ditemukan di Bengawan Solo

Bojonegoro - Tiga perahu yang diduga kuno di Bengawan Solo di Bojonegoro ditemukan terpendam di dasar sungai itu, tepatnya di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, dan Kecamatan Malo.


"Kami masih belum bisa mengangkat tiga perahu yang kami perkirakan kuno di dasar Bengawan Solo itu karena terbentur dana," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bojonegoro, Djindan Muhdin, Minggu.


Satu perahu yang terpendam tersebut ditemukan Dewan Purbakala Bojonegoro pada musim kemarau ini. Sedangkan dua perahu ditemukan penambang pasir di wilayah Kecamatan Malo. Diperkirakan tiga perahu tersebut, berusia ratusan tahun, kalau dilihat dari perkiraan panjang perahu.


Dari identifikasi awal yang bisa dilakukan, diperkirakan panjang perahu mencapai 30 meter dengan lebar empat meter. Menurut dia, perahu tersebut, lebih panjang dibandingkan dengan temuan perahu kuno pada tahun 2006 lalu di Desa Padang, Kecamatan Malo, yang diketahui asal Thailand buatan tahun 1312.

UMM dan UM Nilai Djarum Beasiswa Paling Baik

Malang- Dari puluhan jenis beasiswa yang ada di perguruan tinggi, Djarum Beasiswa Plus termasuk yang paling terbaik dan banyak diminati. Selain karena nominal beasiswanya yang tinggi, penerima beasiswa atau disebut Beswan Djarum juga mendapatkan pembinaan dan berbagai pelatihan.

Hal tersebut disampaikan Kabag Kesejahteraan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dra Anisah. Menurutnya, Djarum Beasiswa Plus itu, telah memberikan dana senilai Rp 600 Ribu per bulan kepada Beswan.

"Tak hanya diberi beasiswa, Beswan juga mendapatkan materi pelatihan, outbond dan kegiatan lainnya. Sehingga anak-anak senang mendapatkan kesempatan beasiswa dari Djarum tersebut,"katanya.

Di UMM beber Anisah, proses seleksi penerima beasiswa Djarum dimulai dari tingkatan fakultas. Karena kuota hanya ada untuk enam mahasiswa saja. Dari tiap fakultas sudah diseleksi yang terbaik.

Ada 15 anak yang dianggap terbaik yang saat ini siap mengikuti seleksi penerima beasiswa Djarum itu. Seleksi tersebut katanya akan dilaksanakan di UMM Inn pada 27-28 September mendatang.

16 September 2010

Terendam Air Hujan, Ribuan Hektare Tembakau Mati

Bojonegoro- Hujan yang masih turun dalam beberapa hari terakhir ini membuat para petani tembakau di beberapa kecamatan di Bojonegoro putus harapan. Sebab, tanaman tembakau yang sudah siap panen daunnya tiba-tiba mati, karena hujan yang turun secara terus menerus. Bahkan, genangan air masih tampak di sela-sela gundukan tanah yang dipakai menanam tembakau.

Belum diketahui jumlah pastinya, tetapi pantauan beritajatim.com di lapangan, Kamis (16/9/2010) menyebutkan, ada ratusan hektare lebih atau bahkan ribuan hektare lebih tanaman yang layu dan siap-siap mati.

Diantara tanaman tembakau yang banyak mati di Desa Betet, Bumirejo, Sumbergede, Karangan, Tlogoagung dan Desa Selorejo, Kecamatan Kepohbaru.
Selain itu banyak juga tanaman tembakau di Kecamatan Baureno yang juga mati karena diterjang air hujan yang cukup sering intensitasnya.

Beberapa petani tembakau di Kecamatan Baureno menyebutkan, jika sebenarnya kondisi tanaman sudah sangat bagus dan siap dipanen."Sebab, kondisi daun sudah kuning dan sangat bagus jika diambil," kata Safi'i, asal Desa Betet, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro.

Tahun 2010, UM Bagi-bagi Beasiswa 500 Mahasiswa

Kepedulian Universitas Negeri Malang (UM) Malang kepada generasi muda Indonesia bisa dicontoh. Buktinya, di tahun 2010 ini, universitas yang dipimpin Prof Dr H Suparno membagi-bagikan beasiswa kepada mahasiswanya sebanyak 5000 orang.

Bagi-bagi beasiswa tersebut disampaikan Profrektor UM Dr H Suparno, Kamis (16/09/2010), kepada beritajatim.com. Beasiswa yang dijanjikan tersebut akan diberikan kepada mahasiswa baik yang berprestasi, kurang mampu hingga mahasiswa luar negeri asal  negera berkembang.

Pada tahun ini, yang sudah menerima beasiswa sekitar 5000 beasiswa yang sedang dinikmati oleh 5000 mahasiswa di UM, dari total 25 ribu mahasiswa yang ada di UM. ”Beasiswa yang diberikan kebanyakan berupa jaminan belajar tanpa biaya sejak tahun pertama di UM,” jelas Rektor UM Prof Dr H Suparno.

Tetapi jelas Suparno, untuk mendapatkannya beasiswa tersebut bukan perkara yang mudah. Masih ada verifikasi yang harus dilalui bagi kandidat penerima beasiswa.

16 Agustus 2010

Desain Batik jonegoroan

Bojonegoro- Selain julukan kota minyak Bojonegoro (Jawa Timur Indonesia) kaya akan budaya batik. Bojonegoro memiliki 9 motif batik yang menjadikan ciri khas kota Bojonegoro  antara lain sebagai berikut:


 
Sekar Jati



 gatra rinonce