23 Oktober 2010
21 Oktober 2010
UM Malang Siapkan Rekor MURI Bakso Bakar Terbanyak
Malang – Walaupun sudah berumur 45 tahun, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM) Malang, masih terus melakukan peningkatan pencitraan positif kepada masyarakat.
Hal itu dibuktikan dengan jalan menggelar Industri Teknologi Festival 2010. Salah satu isi festival tersebut adalah menggelar acara pemecahan rekor MURI Bakso bakar khas Kota Malang terbanyak.
Menurut ketua pelaksana Industri Teknologi Festival 2010, Ratih Anggraini dalam conference pers yang disampaikan Kamis (21/10/2010) di ruang aulan Kampus UM, pelaksanaan rekor MURI itu akan dilaksanakan Sabtu (23/10/2010) nanti di dalam Kampus setempat.
Hal itu dibuktikan dengan jalan menggelar Industri Teknologi Festival 2010. Salah satu isi festival tersebut adalah menggelar acara pemecahan rekor MURI Bakso bakar khas Kota Malang terbanyak.
Menurut ketua pelaksana Industri Teknologi Festival 2010, Ratih Anggraini dalam conference pers yang disampaikan Kamis (21/10/2010) di ruang aulan Kampus UM, pelaksanaan rekor MURI itu akan dilaksanakan Sabtu (23/10/2010) nanti di dalam Kampus setempat.
13 Oktober 2010
Pengawasan Tes CPNS Libatkan Akademisi
Bojonegoro-Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan melibatkan akademisi sebagai pengawas independent dalam rekruitmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Ini dilakukan agar pelaksanaan CPNS nanti berlangsung jujur dan transparan.
“Saya minta semua masyarakat nanti juga ikut membantu mengawasinya. Termasuk teman-teman media,” kata Bupati Bojonegoro Suyoto usai membuka pelatihan budidaya Matoa di Adelia Caffe.
Menurut bupati, tranparansi dalam proses rekruitmen CPNS ini sangat penting sekali. Sebab seringkali hasil tes CPNS memunculkan persoalaan karena rasa kurang puas dari peserta. “Apa yang membuat mereka kurang puas itulah yang akan kita perbaiki dalam tes nanti,” sergah Kang Yoto.
Kembangkan Sentra Agrobisnis dan Wisata Kuliner Lokal
Bojonegoro-Pemerintah Kabupetan Bojonegoro terus mengembangkan sector agribisnis diwilayahnya. Salah satu wilayah yang bakal dijadikan sentra agrobisnis adalah Kecamatan Sekar. Ditempat ini masyarakat bisa menemukan segala macam produksi perkebunan.
Sekarang ini, daerah yang berada 600 meter diatas permukaan laut yang terletak di 40 km bagian selatan Bojonegoro itu telah memulai mengembangkan buah-buahan yang memiliki nilai jual tinggi. Seperti durian montong, rambutan, dan matoa. Juga tanaman jagung, singkong, dan brambang. “Kondisi tanah dan suhu udara disini sangat mendukung pengembangan disektor perkebunan,” kata Camat Sekar, Ardiano Purwanto, Senin (04/10/2010).
Sekarang ini, daerah yang berada 600 meter diatas permukaan laut yang terletak di 40 km bagian selatan Bojonegoro itu telah memulai mengembangkan buah-buahan yang memiliki nilai jual tinggi. Seperti durian montong, rambutan, dan matoa. Juga tanaman jagung, singkong, dan brambang. “Kondisi tanah dan suhu udara disini sangat mendukung pengembangan disektor perkebunan,” kata Camat Sekar, Ardiano Purwanto, Senin (04/10/2010).
Dijelaskan, untuk tanaman durian montong telah dikembangkan di lahan seluas 5 ha yang tersebar di Desa Klino dan Deling dengan jumlah bibit sebanyak 2000 batang. Untuk rambutan, disebar lahan seluas 6 ha di tiga desa yakni Desa Klino, Deling, dan Sekar dengan jumlah bibit yang disebar sebanyak 6 ribu pohon. Sedangkan tanaman Matoa telah dikembangkan di lahan seluas 10 ha di tiga desa yaitu Desa Sekar, Miyono, dan Bareng dengan jumlah bibit 6 ribu pohon. “Tanaman ini ditanam dilahan perkarangan warga. Diharapkan nantinya bisa menambah pendapatan masyarakat,” jelas Ardiano.
5 Oktober 2010
Pemkab Bojonegoro Buka 220 Formasi CPNS
Bojonegoro - Direncanakan tahun ini Pemkab Bojonegoro akan membuka rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).Tidak tanggung-tanggung sebanyak 220 formasi jalur umum akan dibuka sekitar bulan Nopember 2010 mendatang.
Dari 220 formasi jalur umum tersebut dapat dirinci masing-masing, 99 formasi untuk tenaga guru, 66 tenaga kesehatan dan sisanya sebanyak 55 formasi untuk tenaga teknis.
Sejauh ini, usulan pengisian 220 formasi di jajaran Pemkab Bojonegoro tersebut sudah diajukan kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) bulan lalu. Diperkirakan, surat persetujuan dari BKN sudah turun Oktober ini, sehingga dijadwalkan November nanti penerimaan CPNS sudah bisa dilakukan secara serentak.
Dari 220 formasi jalur umum tersebut dapat dirinci masing-masing, 99 formasi untuk tenaga guru, 66 tenaga kesehatan dan sisanya sebanyak 55 formasi untuk tenaga teknis.
Sejauh ini, usulan pengisian 220 formasi di jajaran Pemkab Bojonegoro tersebut sudah diajukan kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) bulan lalu. Diperkirakan, surat persetujuan dari BKN sudah turun Oktober ini, sehingga dijadwalkan November nanti penerimaan CPNS sudah bisa dilakukan secara serentak.
Langganan:
Postingan (Atom)
